Jumat, 09 September 2016

NAPOLEON BONAPARTE

Kaisar dari Prancis
1769-1821

Napoleon Bonaparte salah satu individu yang paling cemerlang dalam sejarah, Napoleon Bonaparte adalah seorang prajurit ahli, grand taktik yang tiada bandingnya dan administrator yang luar biasa. Dia juga benar-benar kejam, diktator dan dalam karirnya dia tidak pernah merasa berbuat salah.
 
Dia tidak lahir di Perancis, Napoleon Bonaparte lahir di Ajaccio di Corsica - hanya saja dia dibuang ke Perancis oleh negaranya Italia, tepatnya kota Genoa pada 15 Agustus 1769 dan belajar bahasa Prancis di sekolah Autun dan kemudian belajar di akademi militer Brienne. Dia tidak sepenuhnya menguasai bahasa Perancis dan pada ejaan nya sering tidak sesuai pada tempatnya.

Demam revolusioner yang menyebar pada tubuhnya ia dapat saat masih menginjak usia remaja. Bonaparte adalah anak yang berbakat dan disaat ia memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya, dia mampu jauh melampaui apa yang bisa dicapai hanya dalam beberapa tahun. Kesempatan militer pertama datang sebagai kapten artileri di pengepungan Toulon, di mana ia ahli merebut benteng penting dan mampu membombardir pasukan angkatan laut di tanah Inggris, yang memaksa mereka untuk pergi berlayar jauh.

Saat itu ia seorang brigadir jenderal, Bonaparte bertugas di kampanye militer di Italia tetapi  dirinya ditangkap dan dipenjara karena asosiasi dari adik dari Maximilien Robespierre.

Dengan adanya jabatan yang ia miliki setelah pembebasannya, Bonaparte berpikir untuk bergabung dengan tentara Turki dan bahkan bergabung dengan ekspedisi angkatan laut Australia, tapi justru ia terlibat dengan anggota dari Directory, Paul Barras. Yang memanfaatkan semangat pemuda Bonaparte untuk mengumpulkan massa pendukung kerajaan pada tahun 1795 dengan "whiff of grapeshot" nya yang saat ini telah melegendaris.

Dengan loyalitas dan kehebatan yang telah ia buktikan, pada tahun selanjutnya Bonaparte mengambil komando Angkatan Darat Italia dan berangkat pada kampanye yang membawanya ke kekuasaan absolut di Perancis dan Eropa.

Awalnya diperlakukan dengan kecurigaan, dan bukan penghinaan sedikit, oleh jenderal tua dia diganti, Bonaparte menang atas prajuritnya buruk diperlakukan dengan janji-janji dari hal-hal besar untuk datang dan membantu besar keberanian pribadi. Seperti Caesar, ia tidak takut untuk masuk ke dalam tebal pertempuran untuk menginspirasi anak buahnya.

Dalam serangkaian pertempuran yang termasuk seperti Montenotte, Mondovi, Arcola dan Rivoli, Bonaparte menyapu dewan penuaan jenderal Austria dan membuktikan dirinya sebagai salah satu prajurit terkemuka pada jamannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar